Bab I
Konsep Dasar Ilmu Ekonomi (Pengertian, Pembagian, Dan Prinsip Ilmu
Ekonomi)
A.
Pengertian ilmu ekonomi
1.
Pengertian umum
Bermacam cara
untuk memberikan pengertian ilmu ekonomi, ada yang mengambil pengertian dari
Ekonomia yaitu dari bahasa latin dari asal kata OIKOS yang berarti rumah tangga
dan NOMOS yang berarti aturan. Sehingga secara sederhana Ekonomi diartikan
sebagai aturan-aturan dalam rumah tangga dalam upaya memenuhi kebutuhan.
2.
Pengertian ekonomi menurut para ahli:
a.
Ilmu ekonomi secara sistematis
mempelajari tingkah laku manusia dalam usahanya untuk mengalokasikan sumber –
sumber daya yang terbatas guna mencapai tujuan tertentu (ADAM SMITH)
b.
Ilmu ekonomi adalah ilmu atau studi
yang mempelajari kehidupan manusia sehari – hari (ALFRED MARSHALL)
c.
Ilmu ekonomi adalah ilmu pilihan,
ilmu ini mempelajari bagaimana orang memilih menggunakan sumber produksi yang
langka atau terbatas untuk memproduksi berbagai komoditi dan menyalurkannya
keberbagai anggota masyarakat untuk segera dikonsumsi (PAUL A SAMUELSON)
d.
ilmu ekonomi adalah disiplin ilmu
yang sayang sekali bila tidak diperlukan secara ilmiah karena para tokoh
terkemukanya sibuk mengurusi solusi – solusi untuk menghadapi masalah – masalah
mendesak zaman itu (VON NEUMANN dan MORGENSTERN)
e.
Ilmu ekonomi adalah suatu ilmu yang
mempelajari masyarakat dalam usahanya untuk mencapai kemakmuran (kemakmuran
suatu keadaan dimana manusia dapat memenuhi kebutuhannya, baik barang – barang
maupun jasa) (M. MANULANG)
f.
Ilmu ekonomi adalah suatu studi
tentang pemanfaatan sumber daya yang langka untuk memenuhi kebutuhan manusia
yang tidak terbatas (LIPSEY)
g.
Ilmu ekonomi dibagi menjadi 3
kelompok, yaitu ilmu ekonomi deskriptif, teori ekonomi, dan ilmu ekonomi
terapan (ALFRED W)
h.
Ilmu ekonomi adalah sebuah studi
yang menganalisis kerugian dan keuntungan meningkatkan pola – pola tertentu
dalam pemakaian sumber daya (SAMUEKON)
i.
Ilmu ekonomi adalah suatu ilmu yang
mempelajari tingkah laku menusia dalam dunia perdaganggan(HIKCS)
j.
Ilmu ekonomi adalah ilmu pengetahuan
tentang produksi dan distribusi dari kekayaan (John Stuart Mill)
k.
Inti dari pengertian yang
disampaikan dari para ahli tersebut, ilmu ekonomi berperan aktis untuk
menyejahterakan manusia baik secara perseorangan atau kelompok
B.
Pembagian ilmu ekonomi
Ilmu ekonomi
dapat dikelompokkan dalam
1.
Ilmu ekonomi deskriptif
Ilmu ekonomi
deskriptif adalah cabang ilmu ekonomi yang bertugas mengumpulkan
keterangan-keterangan nyata dan relevan dengan masalah ekonomi. Data tersebut
dapat berupa angka-angka dan data statistik.
2.
Teori ekonomi
Adalah cabang
ekonomi yag bertugas menyusun model analisis ekonomi untuk menerangkan perilaku
sistem perekonomian secara garis besar. Manfaat teori ekonomi terasa sekali
bagi seseorang yang akanmenetapkan suatu kebijaksanaan ekonomi atau bagi
seorang pengamat ekonomi. Ruang lingkupnya meliputi:
a.
Ekonomi makro :
bagian dari teori ekonomi yang mempelajari perilaku perekonomian secara agregat
atau keseluruhan. Misalnya permintaan masyarakat, produksi nasional, pendapatan
nasional.dll
b.
Ekonomi mikro :
bagian dari teori ekonomi yang mempelajari perilaku perekonomian secara
individual. Misalnya perilaku rumah tangga produsen dan konsumen
3.
Ekonomi terapan
Ekonomi terapan
adalah cabang ilmu ekonomi yang bertugas menggunakan hasil-hasil pemukiran
teori ekonomi, untuk menerangkan keterangan-keterangan nyata yang dikumpulkan
oleh ekonomi deskriptif.
C.
Kedudukan ilmu ekonomi dalam ilmu social
Ilmu ekonomi adalah bagian dari ilmu sosial. Ilmu sosial adalah
suatu ilmu pengetahuan yang menyangkut manusia. Baik tentang tingkah laku,
proses kehidupan, hubungan manusia, baik hubungan manusia dengan masyarakat
sekitrarnya ataupun dengan lingkungan .
D.
Prinsip dan Motif Ekonomi
1. Motif
Ekonomi
a.
Pengertian Motif Ekonomi
Motif ekonomi
adalah dorongan untuk melakukan tindakan ekonomi dalam rangka mencapai
kemakmuran. Dengan motif ekonomi orang melakukan kegiatan ekonomi, misalnya
memproduksi suatu barang atau menjalankan sebuah perusahaan.
b.
Motif ekonomi terbagi dalam 2 aspek:
1)
Motif intrinsik, disebut sebagai
suatu keinginan untuk melakukan tindakan ekonomi atas kemauan sendiri.
2)
Motif ekstrinsik, disebut sebagai
suatu keinginan untuk melakukan tindakan ekonomi atas dorongan orang lain.
c.
Jenis-jenis Motif Ekonomi
1)
Motif Ekonomi Individu/ perorangan
Adalah dorongan
untuk kesejahteraan diri sendiri dan keluarga. Macam motif ekonomi individu
antara lain:
a)
Motif mencapai kemakmuran
(meningkatkan taraf hidup)
Manusia
berusaha memenuhi kebituhan hidupnya baik jasmani maupun rohani dengan tujuan
mencapai kemakmuran (keseimbangan antara kebutuhan dengan alat pemenuhan
kebutuhan). Dalam kedaan makmur manusia dapat memenuhi kebutuhan makanan yang
bergizi, tempat tinggal yang layak, pendidikan yang tinggi dsb.
b)
Motif memperoleh penghargaan
(aktualisasi diri/ harga diri)
Motif
menunjukan gengsi atau prestis dan harga diri manusia melalui dorongan ekonomi
guna memperoleh penghargaan. Misalnya: orng yang kaya selalu berkendaraan mobil
mewah agar terlihat terpandang oleh orang-orang di sekitarnya.
c)
Motif mencapai kekuasaan
ekonomi
Seorang pelaku
bisnis yang sudah bersekala besar ingin lebih menguasai pasar secara nasional
dengan mendirikan cabang-cabang di setiap kota. Motif pelaku bisnis tersebut
didasari dorongan untuk mencapai kekuasaan.
d)
Motif sosial / membantu sesama
Tidak semua
manusia dalam bertindak ekonomi di dorong untuk kepentingan diri sendiri,
tetapi ada pula yang berorientasi kepadakepentingan sosial guna membantu
sesama, misalya memberi sumbangn pada panti asuhan, yayasan tuna netra dll.
2)
Motif ekonomi perusahaan
Perusahaan
mempunyai tiga motif ekonomi, yaitu:
a)
Motif memproduksi barang dengan
harga murah
Dalam rangka
menang dalam persaingan, perusahaan memiliki motif untuk memproduksi barang
dengan harga murah tetapi mempunyai mutu tinggi.
b)
Motif mencari keuntungan
Setiap
perusahaan termotivasi melakukan kegiatan adalah dalam rangkamencari
keuntungan. Dengan kata lain, perusahaan selalu berorientasi pada keuntungan.
Keuntungan inilah yang menjadi motor penggerak dalam menjalankan usaha.
c)
Motif menjaga kontinuitas
perusahaan
Perusahaan
didirikan dalam waktu yang tidak terbatas, tetapi perusahaan tetap ada jika
kesinambungannya dijaga yaitu tetap memiliki laba. Dengan demikian, pihak-pihak
yang ada diperusahaan tetap dapat melakukan aktivitasnya.
2.
Prinsip Ekonomi
a.
Pengertian Prinsip Ekonomi
Pengertian prinsip
ekonomi di dalam ilmu ekonomi adalah usaha dengan pengorbanan yang
sekecil-kecilnya (minimal) untuk mendapatkan hasil yang sebesar-besarnya
(maksimal).
b.
Ciri- ciri prinsip ekonomi
1)
Selalu bersikap hemat
2)
Selalau menentukan skala prioritas
(kebutuhan yang mendesak atau penting didahulukan dan diurutkan sampai
kebutuhan yang tidak penting dan tidak mendesak)
3)
Selalu bertindak dengan rasional dan
ekonomis (melalui perencanaan yang matang)
4)
Selalu bertindak dengan prinsip cost
and benefit (pengeluaran biaya diikuti dengan hasil yang ingin diperoleh)
c.
Penerapan prinsip ekonomi dalam
kegiatan ekonomi
Konsumen adalah
pengguna barang dan jasa, produsen adalah penghasil barang dan jasa sedangkan
pedagang/distributor adalah orang yang menyalurkan barang dari produsen kepada
konsumen melalui kegiatan jual beli barang.
1)
Prinsip ekonomi bagi konsumen
artinya dengan barang yang ada dapat memenuhi kebutuhan sebesar-besarnya.
Contoh perilaku konsumen berdasarkan prinsip ekonomi:
a)
menyesuaikan pengeluaran dengan
pendapatan,
b)
memilih kualitas barang,
c)
menawar barang serendah mungkin,
d)
memilih barang/jasa secara tepat
guna.
2)
Prinsip ekonomi bagi produsen
artinya dengan modal tertentu dapat memperoleh keuntungan sebesar-besarnya.
Contoh perilaku produsen berdasarkan prinsip ekonomi:
a)
mengikuti selera masyarakat,
b)
menentukan biaya produksi sekecil
mungkin,
c)
menghasilkan barang dengan kualitas
tinggi,
d)
dengan modal yang ada dapat
memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya.
3)
Perilaku pedagang/distributor
berdasarkan prinsip ekonomi:
a)
menghindari menjual barang berisiko
tinggi,
b)
mengikuti selera konsumen (usia,
tempat, waktu),
c)
barang dikemas dengan bentuk
menarik,
d)
dengan modal yang ada dapat
memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya.
Anjaymabar bg resna wkwkwk
BalasHapus